Jumat, 09 November 2012

Wasiat Dari Ku Jika Aku Meninggal



“18 WASIAT DARIKU UNTUKMU WAHAI KELUARGAKU”

1.        Ketika Aku meninggal nanti, janganlah Kalian mengadakan Takziah yang berlebihan (mengadakan takziah 3, 5, 7, 40, dan 100 hari). Takziahlah seperlunya kapanpun dan dimanapun tanpa menentukan waktu apalagi sambil makan-makan.
2.        Janganlah kalian meratapi kematianku dengan cara-cara ala jahiliah (berteriak histeris, memukul-mukul badannya, menarik-narik rambutnya).
3.        Janganlah kalian meletakkan bunga di kuburanku dan janganlah kalian sirami kuburanku dengan air maupun dengan air jeruk dan semisalnya karena hal itu tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah dan para Sahabatnya.
4.        Janganlah kalian mengadakan tahlilan setelah aku meninggal baik di atas kuburanku maupun di rumah dan di tempat-tempat tertentu.
5.        Bayarkanlah hutangku yang belum sempat aku lunasi.
6.        Mintakan maafku kepada orang-orang yang telah aku dzalimi baik sengaja maupun tidak disengaja.
7.        Kuburkanlah aku dimanapun aku meninggal.
8.        Percepatlah dalam penguburanku.
9.        Doakanlah aku wahai anakku jika aku telah memiliki anak.
10.    Kuburkanlah aku di pekuburan muslim.
11.    Tinggikanlah kuburanku setinggi satu jengkal tangan dan janganlah kalian lebihkan dari sejengkal.
12.    Taruhlah batu nisan seperlunya dengan batu (namun jika untuk sebagai pangenal, taruhlah saja namaku tanpa tulisan yang lain).
13.    Janganlah kalian membaca Al-Qur’an di kuburanku.
14.    Janganlah kalian mendirikan masjid di atas kuburanku dan di samping kuburanku karena hal itu terlaknat.
15.    Janganlah kalian datang ke pekuburanku pada hari-hari tertentu (misalnya pada hari raya) namun datang saja kapanpun jika kalian ingin mendoakanku atau untuk mengingat kematian kalian.
16.     Janganlah kalian melapisi kuburanku dengan semen atau tehel dan cukuplah dengan tanah dan bebatuan.
17.    Jikalau aku meninggal dan memiliki harta, bagikanlah kepada ahli warisku dengan perhitungan seperti perhitungan Islam yang sebenarnya (dalam ilmu faraid). Jika kalian tidak tahu ilmunya, bertanyalah kepada orang yang paham akan ilmu tersebut.
18.    Mandikanlah Jenazahku, shalatkanlah jenazahku, dan kuburkanlah jenazahku sesuai denga sunnah Rasulullah SAW dan para Sahabatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar